Rabu, 14 Januari 2015

Tugas ISD

Judul: Memulung demi sesuap nasi


Pada tanggal Senin 17-11-2014 pukul 20.00 wib
saya mewawancarai seorang pemulung, di daerah TB. Simatupang, dalam hal ini saya ada ketertarikan mengapa saya mewawancarainya. Ketertarikan itu saya jadikan dalam sebuah pertanyaan wawancara yaitu:
1)     Pertanyaan: Kenapa bapak memilih untuk menjalani profesi ini?
     Jawab: Karena saya tidak punya modal dan keahlian untuk membuat suatu usaha atau menjalani pekerjaan lain.
2)     Pertanyaan: Apakah bapak bekerja sendiri atau berkelompok?
     Jawab: Saya bekerja sendiri mas, paling tidak saya bersama anak dan istri saya menjadi pemulung.
3)     Pertanyaan: Bagaimana pemerintah yang sekarang menurut bapak?
     Jawab: Saya kurang begitu mengerti mas dengan kondisi pemerintah yang sekarang toh juga nasib saya tidak akan berubah.
4)     Pertanyaan: Mungkin ada harapan bapak untuk pemerintahan yang baru ini?
     Jawab: Ya saya sih berharapnya agar presiden yang sekarang dapat lebih memperhatikan kesejahteraan rakyat kecil seperti saya ini mas.

Ulasan: Di dalam wawancara saya menemukan bahwa masih ada orang yang mau melakukan profesi tsb demi kepentingan perut dan keluarganya sehingga ia rela melakukan apapun tanpa memikirkan bagaimana caranya walaupun dengan cara tersebut.

Pendapat: Sungguh sangat menyedihkan karena demi membela kehidupan keluarganya rela melakukan apasaja untuk hanya sekedar mengisi perutnya dan keluarganya, belum lagi resiko yang harus ia hadapi seperti penyakit yang membayanginya dalam mengais sampah di bak sampah, dari wawancara tersebut saya merasa harus bersyukur karena telah diberi nikmat yang lebih daripada orang tersebut.


CONTOH KONFLIK YANG TERJADI DI MASYARAKAT
     
Contoh konflik yang dapat sering kita lihat adalah konflik tentang perbedaan pendapat antara ibu dan anak, konflik tersebut biasanya terjadi karena terjadi perbedaan keinginan antara ibu dan anak, ataupun salah paham antara ibu dan anak, namun kasus ini sangat jarang ditemui karena biasanya ikatan antara ibu dan anak sangat erat.

Akibat dari adanya konflik tersebur diatas adalah terjadinya renggang hubungan ibu dan anak, mungkin saja bisa terjadi sampai sang anak menjadi dewasa dan tua, yang lebih parah lagi mungkin bisa saja sang anak kabur dari murah.

Cara agar dapat mengatasi konflik yang terjadi diatas adalah dengan membangun komunikasi yang baik antara orang tua dengan anaknya, menanamkan norma kesopanan didalam diri anak agar ia dapat menghargai orang tua dan dapat patuh terhadap orang tua . 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar